5 Cara Tepat Mencegah Kanker Serviks

5 Cara Tepat Mencegah Kanker Serviks – Kanker serviks merupakan pembunuh nomor satu bagi wanita Indonesia. Bahkan, menurut ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof.DR.dr. Aru Wicaksono yang dilansir dari laman Kumparan, dari 40 wanita yang terdiagnosis menderita penyakit tersebut, 20 wanita di antaranya meninggal dunia. Itu sebabnya, tidak berlebihan merupakan momok yang paling ditakuti oleh hampir seluruh wanita di Indonesia. Lantas, bagaimana cara mencegah penyakit ini? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Sekilas tentang kanker serviks

Kanker serviks atau biasa juga disebut dengan kanker leher rahim adalah jaringan sel kanker yang tumbuh dan berkembang secara tidak terkontrol di daerah leher rahim. Sebagian kanker rahim disebabkan karena infeksi virus Human Papiloma Virus (HPV) yang bisa ditularkan melalui hubungan seksual, entah dalam cara anal, oral, ataupun vaginal.

Wanita yang di dalam tubuhnya terdapat virus HPV mungkin bisa mengalami dan mungkin juga tidak mengembangkannya. Namun, wanita yang mempunyai virus HPV di dalam tubuhnya dan ditambah dengan gaya hidup yang buruk mempunyai kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit ini.

Kebanyakan kasus ini ditemukan pada stadium lanjut. Hal ini terjadi karena saat masih dalam stadium awal, umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. Padahal, semakin dini terdiagnosis, maka peluang untuk sembuhnya semakin besar. Berikut adalah 5 Cara Tepat Mencegah Kanker Serviks.

1. Rutin melakukan pemeriksaan pap smear

Pap Smear merupakan salah satu cara terbaik sebagai lini pertahanan pertama untuk mencegah kanker serviks. Metode screening satu ini berfungsi untuk mendeteksi sel-sel dalam leher rahim yang berpotensi menjadi kanker nantinya.

Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear secara rutin setiap tiga tahun sekali (tanpa disertai tes HPV), bagi Anda yang berusia 21-30 tahun. Sedangkan bagi Anda yang berusia lebih dari 30 tahun, Anda disarankan untuk melakukan pap smear (disertai dengan tes HPV) setiap lima tahun sekali. Lakukan pemeriksaan pap smear segera rutin untuk mengurangi risiko kanker serviks. Jangan lupa, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum Anda memutuskan melakukan pemeriksaan ini.

2. Mendapatkan vaksinasi HPV

Cara lain yang tidak kalah penting untuk mencegah kanker serviks adalah melakukan vaksinasi HPV. Jika Anda wanita dan laki-laki berusia antara 9 sampai 26 tahun, Anda disarankan untuk mendapatkan vaksin ini.

Wanita yang sudah aktif secara seksual harus melakukan pemeriksaan pap smear terlebih dahulu sebelum mendapatkan vaksin HPV. Jika hasil pap smear normal, Anda boleh langsung mendapatkan vaksin HPV. Namun, jika pemeriksaan pap smear tidak normal, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melakukan diagnosis lebih lanjut.

3. Hindari merokok

Anda bisa mengurangi kemungkinan terkena kanker serviks dengan tidak merokok. Tidak merokok adalah cara penting lainnya untuk mengurangi risiko terkena-nya. Pasalnya, racun rokok bersifat oksidatif sehingga bisa memicu sel kanker muncul dan bertambah ganas.

4. Lakukan seks yang aman

Lebih dari 90 persen disebabkan karena terinfeksi virus HPV. Penyebaran virus ini terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman, maka gunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mengurangi risiko tertular HPV. Selain itu, risiko tertular HPV juga meningkat apabila sering bergonta-ganti pasangan seksual. Wanita yang hanya memiliki satu pasangan pun bisa terinfeksi virus ini jika pasangannya memiliki banyak pasangan seksual lain.

5. Menjaga kebersihan vagina

Selain melakukan pap smear untuk mencegahnya, Anda juga harus menjaga kebersihan vagina terutama saat menstruasi dan keputihan. Menggunakan cairan antiseptik kewanitaan yang mengandung povidone iodine mungkin bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan vagina Anda, terutama ketika masa “red day” atau menstruasi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *