Apple Resmi Bangkrut ? Ini Dia Penjelasannya

Apple Resmi Bangkrut ? Ini Dia Penjelasannya – Kamu sudah dengar berbagai kabar burung yang mengatakan bahwa iPhone sedang mengalami lesu penjualan? Penasaran apakah berita ini hoax belaka?

Untuk kamu para pengikut setia berita teknologi terkini, seharusnya sudah tahu bahwa Apple sedang mengalami penurunan performa penjualan. Ada banyak faktor yang menyebabkan Apple kini tidak sejaya tahun-tahun sebelumnya. Beberapa faktor ini cukup mempengaruhi penjualan Apple. Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut mengetahui apa yang menyebabkan Apple seperti kehilangan tajinya di awal tahun 2019 ini, berikut pembahasan lengkapnya!

4 Alasan Sebenarnya Mengapa Apple Menurunkan Harga iPhone?

Dilansir dari Forbes pada akhir tahun 2018 lalu, saham Apple turun hingga 27% sejak Oktober 2018. Sedangkan laba Apple dari produk iPhone, turun 15% di kuartal keuangan terbaru.

Secara keseluruhan, pendapatan perusahaan turun 5% dari tahun lalu menjadi sekitar 84,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.183,97 triliun. Lantas, faktor apa saja yang menyebabkan hal ini terjadi?

1. Perang Dagang dengan China

Bukan hanya China saja, tetapi negara tetangganya seperti Hong Kong dan Taiwan mengalami penurunan penjualan hingga lebih dari 25%. Padahal, China dan negara-negara tetangganya ini adalah salah satu sumber uang Apple dalam hal penjualan iPhone.

2. Harga iPhone Terlalu Mahal

Rasanya ini adalah hal paling masuk akal mengapa iPhone kini tak lagi digemari oleh banyak orang. Mungkin, Ada beberapa teknologi iPhone yang sangat eksklusif dan tidak ada di Android.

Tetapi, harga iPhone memang terlanjur tinggi dibandingkan dengan kompetitor sekelasnya. iPhone Xs Max dengan versi tertinggi, bisa mencapai 28-30 juta rupiah untuk satu unit saja.

Padahal, harga iPhone terbaru ini sudah diluar kewajaran kemampuan seseorang untuk membeli sebuah gadget. Apple bahkan sudah mengkonfirmasi akan memangkas harga iPhone antara 15% dan 22% untuk setiap produk iPhone terbaru mereka (iPhone 8, iPhone 8 Plus, iPhone XR, iPhone XS, iPhone XS Max).

3. Apple Tidak Mencapai Target Penjualan

Menurut CNBC internasional, Apple menurunkan panduan pendapatannya dari yang sebelumnya diperkirakan sekitar US$89 – 93 miliar menjadi US$84 miliar (Rp 1.210 triliun). Apple juga menurunkan margin kotornya menjadi sekitar 38% dari antara 38% – 38,5%.

Mungkin untuk mengatakan bahwa Apple sebagai perusahaan teknologi terbesar di dunia saat ini sudah bangkrut, adalah salah besar alias berita HOAX belaka.

Pihak Apple sendiri tidak malu-malu untuk mengungkapkan hal ini kepada publik. Tim Cook sebagai CEO perusahan teknologi terbaik di dunia bersifat gentle dan berjanji akan berusaha meningkatkan pendapatan dan keuntungan bagi Apple dengan berbagai cara.

4. Fokus ke Penjualan Produk Baru

Apple memang sedang fokus terhadap penjualan produk-produk terbarunya saja seperti iPhone 8, iPhone 8 Plus, iPhone XR, iPhone XS, iPhone XS Max saja. Hal ini sebenarnya wajar terjadi dan memang bagian dari strategi penjualan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *