Laga Final U-15 Langsung Adu Penalti di Menit Pertama ?

Laga Final U-15 Langsung Adu Penalti di Menit Pertama ? – Gelaran festival sepak bola U-15 yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sepak Bola Lumajang (Passbolu) sudah usai. Tim Galaksi Jatisari, Kecamatan Tempeh, berhasil keluar sebagai juara setelah menang dramatis lewat adu penalti usai menundukkan tim Amanda Karang Bendo, Kecamatan Tekung, dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Wijaya, Kecamatan Pasirian, Lumajang, pada Ahad (14/4).

Pertandingan final sempat mengalami penundaan hingga akhirnya tetap digelar. Tidak adanya lampu penerangan di dalam lapangan sempat membuat para pelatih dan pemain U-15 mengalami kegalauan. Hal ini lantaran pertandingan final dalam ajang festival Passbolu saat akan digelar sudah memasuki waktu jelang adzan maghrib.

Setelah lama berunding, akhirnya masing-masing pelatih kedua kesebelasan bersepakat langsung diadakan adu penalti. Keputusan itu diambil karena sudah sangat minimnya jarak pandang.

Laga Final U-15 Langsung Adu Penalti di Menit Pertama ?

Terlepas dari keadaan itu, Abdul Jali yang menjabat Sekretaris Passbolu mengungkapkan antusiasme dan partisipasi dari para tim peserta yang cukup tinggi mengikuti ajang festival yang diselenggarakan Passbolu. “Jelas ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Namun positifnya setiap acara yang digelar Passbolu dengan dana swadaya begitu mendapat antusiasme tinggi dari para pegiat, pelatih dan pecinta sepak bola usia muda di daerah,” paparnya.

Di sisi lain, pelatih tim Galaksi Jatisari, Yosep mengatakan keberhasilan anak asuhnya dalam memenangi gelaran festival bukanlah menjadi yang utama. Akan tetapi pembinaan bakat pesepak bola muda adalah menjadi hal utama yang harus dikembangkan.

“Bukan hanya sebatas pada siapa pemenangnya. Yang jauh lebih penting mampu mengasah bakat, menguatkan mental bertanding anak-anak agar memiliki masa depan cerah sebagai atlet. Syukur-syukur pesepak bola muda nantinya bisa memperkuat tim kebanggaan Lumajang demi memperkenalkan prestasi daerah di bidang olahraga,” jelasnya.

Lanjutnya, bahkan dirinya berharap kepada pemerintah daerah agar benar-benar memperhatikan para atlet khususnya pesepak bola usia muda. Karena selama ini keikutsertaan dari para peserta tim sepak bola muda dalam festival Passbolu hanya dilakukan sebatas keguyuban dan kesadaran pentingnya akan olahraga.

“Harapannya pemerintah daerah mendukung kegiatan semacam ini. Memfasilitasi para pecinta, pejuang sepak bola usia muda agar ke depan para atlet bisa memberikan keguyuban, lebih-lebih memajukan Lumajang dari prestasi olahraga,” harapnya.

Dari hasil gelaran festival Passbolu U-15 selama dua hari itu diikuti sebanyak 14 tim yang berasal dari seluruh kawasan Lumajang. Dengan hasil akhir akhir juara pertama direngkuh oleh tim Galaksi Jatisari, juara 2 tim Amanda Karang Bendo, Tekung, juara 3 dan 4 masing diraih tim Mitra Tama Sumberejo, dan tim Mitra Buana Ledok Tempuro, Randuagung.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *